Rabu, 14 Maret 2012



Pendidikan yang tinggi merupakan idaman setiap orang, dimana setiap orang berlomba untuk bisa mewujudkan setiap cita-citanya. Tapi kebingunan datang ketika masa dimana kita harus memilih jalan mana yang akan mengantarkan kita kepada jalan cita-cita kita. Kampus atau nama lain adalah perguruan tinggi merupakan jenjang tinggi dalam pendidikan formal, dimana dalam perguruan tinggi tersebut seorang perlu untuk berpikir bijak dalam memilih jurusan yang akan diambil karena pengambilan pilihan tersebut akan mempengaruhi ke depannya..
Dalam tulisan ini saya akan sedikit berbagi kepada kalian semua tentang bagaimana pengalaman saya ketika memilih Perguruan Tinggi tersebut, dimana kelas XII adalah masa-masa siswa galau dalam memilih tujuan mereka sudah lulus dari sekolah. Coba renungkan ketika menemukan pernyataan berikut ini, anda sudah lulus dari sekolah lalu anda akan segera mendapatkan pilihan yang akan menghantarkan kepada masa depan anda maka anda akan menemukan pilihan masalah berikut, jika mau kuliah maka  kuliah dimana dan jurusan apa?, jika mau kerja maka harus kerja apa dan dimana?,

jika anda punya keinginanan untuk menikah pula pasti akan menemukan permasalahan ini jika mau nikah maka nikah dengan siapa lalu kapan?. Maka dalam hal ini anda mau tidak mau harus memilih dari pilihan-pilihan tersebut.
Disini kita akan memfokuskan tentang bagaimana jalan menuju kuliah di Kampus yang favorit anda, banyak pilihan kampus yang bisa anda pilih seperti UGM, UI, UNPAD, UPI, ITB, IPB, UNAIR, UNDIP, ITS, UNM, UIN, UNJ, UNSRI  dan masih banyak pilihan kampus yang bisa jadikan pilihan anda. Tapi bagaimana kita untuk bisa kesananya? Mungkin itu yang ada dipikiran kalian sekarang.
Dalam masuk Kampus, perlu adanya jalan dalam mewujudkan cita-cita anda untuk kuliah ditempat yang anda idamkan. Dalam hal ini saya akan berbagi tips jalan dalam  menuju Kampus yang diinginkan.
Niat yang kuat, dalam melakukan suatu pekerjaan perlu adanya modal utama yang bisa menjadi dasar dalam segala aktivitas yaitu niat, mungkin anda mengetahui bagaimana dahsyatnya kekuatan niat ini. dalam salah satu hadist yang mengatakan bahwa apa yang kita dapatkan akan sesuai dengan apa yang di niatkan, dalam hal ini niat perlu menjadi dasar modal yang besar. Pernah saya bertanya kepada siswa di salah satu SMA di Cianjur, saya mulai dengan sebuah pertanyaan sederhana “apakah kamu ingin kuliah?” lalu dia pun menjawab “aduh kang, kayanya sih tidak mau kuliah dulu soalnya keluarga saya tidak mampu jadi mendingan kerja dulu” setelah itu saya tanya kembali “tapi kamu punya niat tidak untuk kuliah?’ dengan tegasnya dia pun menjawab “ iya kang saya ingin kuliah tapi saya tidak bisa untuk tahun ini”. Itu merupakan salah satu contoh dari bagaimana setiap orang itu pasti mempunyai niat untuk kuliah, tapi kebanyakan orang hanya sampai pada niat saja. Ada salah satu temannya saya di kampus dia pernah menceritakan bagaimana perjuangan dia untuk kuliah, dia adalah anak pertama dari 3 bersaudara, pada waktu lulus SMA dia ingin sekali untuk melanjutakan kuliahnya, tapi dari orang tuanya menyuruh dia untuk kerja tapi dia sudah bertekad bahwa dia tetap ingin kuliah. Karena begitu ingin kuliah pada tahun 2008 dia pun memutuskan untuk pergi ke Bandung lalu bekerja di warung sate  sampai dia bisa kuliah, dengan tidur hanya 3 jam dia harus bisa membagi antara kuliah dan kerja. Bagaimana kekuatan niat bisa menjadi kekuatan yang luar biasa bila niat yang sering anda ucapkan di barengi dengan tekad yang kuat.
UP to Date, setelah niat sudah terbentuk tinggal anda mencari informasi yang bisa anda percaya, informasi merupakan hal yang penting dalam melanjutkan langkah menuju kampus idaman anda, perlu diperhatikan dalam mencari informasi haruslah dari sumber yang dapat dipercaya jangan sampai kita dengan mudahnya memakan informasi secara mentah-mentah. Kita bisa menggunakan internet  untuk memperoleh data-data kampus yang kita inginkan, hal ini membantu dalam memperoleh informasi yang kita terima, jangan terlalu mengandalkan informasi dari sekolah sehingga kita hanya menunggu disekolah sepanjang hari hanya untuk ingin tahu informasi tentang kampus atau beasiswa. Belajarlah untuk terus menjemput bola jangan hanya menunggu untuk di umpan. Ada pengalaman dari salah satu teman saya ketika masih sekolah, dia adalah seorang pemuda yang pintar dan juga sudah hapal Al-Quran, untuk modal menjadi mahasiswa Universitas Al-Azhar sudah dia penuhi tapi karena kurangnya informasi yang dia dapat kepada dirinya maka dia pun gagal untuk bisa berangkat ke Mesir, padahal Al-Azhar merupakan cita-citanya sejak dulu karena waktu pendafaran yang sudah telah dua hari dari batas waktu yang ditentukan, maka Up to date informasi sangatlah penting untuk sebagai langkah awal dalam perjuangan menuju Kampus idaman. Info tentang beasiswa depag, info kampus Al-Azhar dan kampus di timur tengah bisa diakses lewat www.ditpertais.net
 Planing, dalam melangkah selanjutnya perlu adanya perhitungan yang matang sehingga dalam melangkahnya tidak salah jatuh. Perencanaan sangatlah penting dalam memilih suatu kampus atau universitas dimana dalam perencanaan ini bisa memperhitungkan di Kampus mana yang cocok dengan anda, jangan sampai anda memilih suatu kampus tanpa adanya perencanaan dengan tidak mengetahui Nilai masuknya berapa, tingkat persaingannya bagaimana dan daya tampung mahasiswanya berapa. Perlu diingat dalam memilih suatu kampus jangan terpaku hanya dengan satu pilihan, boleh saja anda bisa memilih hanya satu kampus saja tapi anda harus bener-bener yakin bahwa anda bisa masuk kesana, sebagai contoh saya akan menceritakan pengalamanku dulu, ketika itu saya ingin sekali masuk kuliah dengan modal dekat dengan tokoh di Cianjur saya mencoba meminta dana untuk kuliah, alhmdulilah saya dapat uang dari mereka, pada saat itu saya pun langsung membuat nama kampus yang akan saya coba daftar, kampus yang saya daftar 5 universitas itu oleh sendiri yang daftarnya dan 1 universitas lainya dari sekolah jadi jumlah kampus yang saya daftar ada 6 universitas negeri itu belum masuk yang swasta yang ada di cianjur 2 universitas yang saya daftarkan sendiri total keseluruhan ada 8 universitas, 7 jalur tes saring masuk dan 1 jalur PMDK/PPA, dari 8 universitas yang saya daftar 5 universitas yang berhasil lolos dan 3 universitas gagal masuk, dari sana faktor pertimbangan dengan orang tua yang berperan maka dari 5 universitas yang berhasil masuk dipilih satu dengan hasil musyawarah dengan orang tua karena walau bagaimana pun peran orang tua sangatlah penting karena ridha orang tua adalah ridha Allah juga. Itu sebagai pengamalan bagaimana planning sangatlah penting, ini fungsinya jika yang satu gagal masih ada cadangan yang lain, maka anda perlu banyak rencana sehingga nantinya anda tidak akan kecewa berat. Ingat anda pernah belajar ilmu peluang, pergunakan ilmu peluang tersebut.
Jangan pernah putus asa, terus mencoba dan mencoba ketika kampus yang anda inginkan gagal lolos, jangan pernah putus asa jika anda mengalami kegagalan selalu ingat bahwa dalam pepatah mengatakan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Ingatlah bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa anda selesaikan, dalam buku Notes from Qatar ada kata-kata yang menarik tentang bagaimana kita harus terus berusaha dan jangan menyerah jika kita gagal coba lagi, gagal, coba lagi. Terus berjuang untuk memasuki Universitas idaman.
Baik sangka kepada Allah, saya awali dengan sebuah dalil yang bisa memotivasi anda “ Boleh jadi engkau membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah : 216), kita sering berpikir bahwa apa yang i kita inginkan pastilah itu akan menjadi baik buat kita, tapi hanya Allah yang mengetahui mana yang baik buat kita, pada dasarnya  itu merupakan ambisi dari diri kita sendiri yang diinginkan oleh  ambisi dari diri. Ada salah satu teman saya di kampus, dulunya dia ingin sekali masuk ke Universitas yang berbasis IT, pada suatu hari dia begitu kecewa dengan kondisi dia yang mengambil jurusan yang dia tidak minat, tapi pada pertengahan semester Lab jurusan mengalami kerusakan di komputernya. Atas usulan teman sekelas, teman sekelasku untuk mengenanganinya dan akhirnya dia pun bisa melaksankan tugasnya dengan baik, atas jasanya itu maka dia pun diangkat menjadi asisten lab di jurusan maka akhirnya dia pun mendapatkan kedudukan yang baik yang belum tentu dia dapatkan di kampus yang dia idamkan tersebut. Allah mengetahui hal yang baik buat kita karena Allah maha mengetahui, selalu berpikir positiflah karena dari suatu yang memang tidak kita sukai akan ada hikmah yang Allah berikan kepada kita yang lebih baik dari tujuan kita.
“dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu ( Muhammaad ) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka memenuhi (perintahku)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran”(Qs Al-Baqarah :186).
Doa, saya kutip dari bukunya Muhammad Saad yang berjudul Notes from Qatar bahwa “ Jika berusaha saja tanpa berdoa kepada sang pencipta, maka itu suatu kesombongan karena seluruh alam dan isinya ini merupakan milik-Nya”. Dalam melakukan perjalan anda menuju kampus idaman perlu anda akhiri dengan berserah diri kepada Allah SWT karena dalam hal ini meminta kepada yang mempunyai alam ini merupakan bentuk ketawakalan kepada-Nya, Rasullah SAW bersabda,” siapa saja yang tidak mau mohon ( sesuatu ) kepada Allah, maka Allah murka kepadanya”.(HR. Tirmidzi). Jika segala usaha telah anda lakukan untuk mendapatkan kampus idaman maka sekarang waktunya untuk bertawakal dan berdoa kepada Sang Maha Penguasa, karena dalam hal ini nilai kekuasana Allah yang akan memberikan keputusan. Saya jadi teringat ketika saya masih kelas XII di Aliyah, ketika itu ujian nasional tinggal 2 bulan lagi, untuk belajar membahas soal sudah dilakukan tetapi masih ada keraguan dalam diri akan kemapuan saya dalam menghadapi ujian nasional. Atas saran dari salah satu teman di kelas maka diputuskan pada hari itu akan di budayakan shalat Dhuha, Tahajud, Shaum Senin-kamis dan sedekah, karena jalan selanjutnya setelah berusaha adalah bertawakal kepada Allah, maka di bentuklah tim Tahajud Call untuk bisa membangunkan teman sekelas dan akhirnya dengan izin Allah semua teman semua lulus ujian dengan hasil yang baik. Doa dsini bisa juga bermaknakan ibadah seperti Shalat Dhuha, Tahajud dll, karena dalam hal ini perlu anda bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT  dan juga bisa berupa ucapan oleh orang lain dengan kita sering mengucapakan “ doakan aku supaya berhasil” dengan menjawab “iya” itu sudah masuk kepada bentuk doa.
Sebagai penutupnya, saya ingin mengatakan dan menyakinkan bahwa setiap orang bisa untuk kuliah dikampus idaman, asal kita mau berusaha dengan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan, karena kunci keberhasilan itu 99% adalah kemampuan keras ( bersungguh-sungguh ). Selamat berjuang dan jangan pernah mudah putus asa dan selalu yakin bahwa Allah selalu ada untuk kita.man

0 komentar:

Posting Komentar