Pendidikan yang tinggi merupakan idaman setiap orang, dimana setiap orang berlomba untuk bisa mewujudkan setiap cita-citanya. Tapi kebingunan datang ketika masa dimana kita harus memilih jalan mana yang akan mengantarkan kita kepada jalan cita-cita kita. Kampus atau nama lain adalah perguruan tinggi merupakan jenjang tinggi dalam pendidikan formal, dimana dalam perguruan tinggi tersebut seorang perlu untuk berpikir bijak dalam memilih jurusan yang akan diambil karena pengambilan pilihan tersebut akan mempengaruhi ke depannya..
Dalam tulisan ini saya akan sedikit berbagi kepada kalian
semua tentang bagaimana pengalaman saya ketika memilih Perguruan Tinggi
tersebut, dimana kelas XII adalah masa-masa siswa galau dalam memilih tujuan mereka
sudah lulus dari sekolah. Coba renungkan ketika menemukan pernyataan berikut
ini, anda sudah lulus dari sekolah lalu anda akan segera mendapatkan pilihan
yang akan menghantarkan kepada masa depan anda maka anda akan menemukan pilihan
masalah berikut, jika mau kuliah maka
kuliah dimana dan jurusan apa?, jika mau kerja maka harus kerja apa dan
dimana?,
jika anda punya keinginanan untuk menikah pula pasti akan menemukan permasalahan ini jika mau nikah maka nikah dengan siapa lalu kapan?. Maka dalam hal ini anda mau tidak mau harus memilih dari pilihan-pilihan tersebut.
jika anda punya keinginanan untuk menikah pula pasti akan menemukan permasalahan ini jika mau nikah maka nikah dengan siapa lalu kapan?. Maka dalam hal ini anda mau tidak mau harus memilih dari pilihan-pilihan tersebut.
Disini kita akan memfokuskan tentang bagaimana jalan
menuju kuliah di Kampus yang favorit anda, banyak pilihan kampus yang bisa anda
pilih seperti UGM, UI, UNPAD, UPI, ITB, IPB, UNAIR, UNDIP, ITS, UNM, UIN, UNJ,
UNSRI dan masih banyak pilihan kampus
yang bisa jadikan pilihan anda. Tapi bagaimana kita untuk bisa kesananya?
Mungkin itu yang ada dipikiran kalian sekarang.
Dalam masuk Kampus, perlu adanya jalan dalam mewujudkan cita-cita anda untuk kuliah ditempat yang anda idamkan. Dalam hal
ini saya akan berbagi tips jalan dalam menuju Kampus yang diinginkan.
Niat yang kuat, dalam melakukan suatu
pekerjaan perlu adanya modal utama yang bisa menjadi dasar dalam segala
aktivitas yaitu niat, mungkin anda mengetahui bagaimana dahsyatnya kekuatan
niat ini. dalam salah satu hadist yang mengatakan bahwa apa yang kita dapatkan
akan sesuai dengan apa yang di niatkan, dalam hal ini niat perlu menjadi dasar
modal yang besar. Pernah saya bertanya kepada siswa di salah satu SMA di
Cianjur, saya mulai dengan sebuah pertanyaan sederhana “apakah kamu ingin
kuliah?” lalu dia pun menjawab “aduh kang, kayanya sih tidak mau kuliah dulu
soalnya keluarga saya tidak mampu jadi mendingan kerja dulu” setelah itu saya
tanya kembali “tapi kamu punya niat tidak untuk kuliah?’ dengan tegasnya dia
pun menjawab “ iya kang saya ingin kuliah tapi saya tidak bisa untuk tahun ini”.
Itu merupakan salah satu contoh dari bagaimana setiap orang itu pasti mempunyai
niat untuk kuliah, tapi kebanyakan orang hanya sampai pada niat saja. Ada salah
satu temannya saya di kampus dia pernah menceritakan bagaimana perjuangan dia
untuk kuliah, dia adalah anak pertama dari 3 bersaudara, pada waktu lulus SMA
dia ingin sekali untuk melanjutakan kuliahnya, tapi dari orang tuanya menyuruh
dia untuk kerja tapi dia sudah bertekad bahwa dia tetap ingin kuliah. Karena
begitu ingin kuliah pada tahun 2008 dia pun memutuskan untuk pergi ke Bandung
lalu bekerja di warung sate sampai dia
bisa kuliah, dengan tidur hanya 3 jam dia harus bisa membagi antara kuliah dan
kerja. Bagaimana kekuatan niat bisa menjadi kekuatan yang luar biasa bila niat
yang sering anda ucapkan di barengi dengan tekad yang kuat.
UP to Date, setelah niat sudah terbentuk
tinggal anda mencari informasi yang bisa anda percaya, informasi merupakan hal
yang penting dalam melanjutkan langkah menuju kampus idaman anda, perlu
diperhatikan dalam mencari informasi haruslah dari sumber yang dapat dipercaya
jangan sampai kita dengan mudahnya memakan informasi secara mentah-mentah. Kita
bisa menggunakan internet untuk
memperoleh data-data kampus yang kita inginkan, hal ini membantu dalam memperoleh
informasi yang kita terima, jangan terlalu mengandalkan informasi dari sekolah
sehingga kita hanya menunggu disekolah sepanjang hari hanya untuk ingin tahu
informasi tentang kampus atau beasiswa. Belajarlah untuk terus menjemput bola
jangan hanya menunggu untuk di umpan. Ada pengalaman dari salah satu teman saya
ketika masih sekolah, dia adalah seorang pemuda yang pintar dan juga sudah
hapal Al-Quran, untuk modal menjadi mahasiswa Universitas Al-Azhar sudah dia
penuhi tapi karena kurangnya informasi yang dia dapat kepada dirinya maka dia
pun gagal untuk bisa berangkat ke Mesir, padahal Al-Azhar merupakan
cita-citanya sejak dulu karena waktu pendafaran yang sudah telah dua hari dari
batas waktu yang ditentukan, maka Up to date informasi sangatlah penting untuk
sebagai langkah awal dalam perjuangan menuju Kampus idaman. Info tentang
beasiswa depag, info kampus Al-Azhar dan kampus di timur tengah bisa diakses
lewat www.ditpertais.net
Planing,
dalam melangkah selanjutnya perlu adanya perhitungan yang matang sehingga dalam
melangkahnya tidak salah jatuh. Perencanaan sangatlah penting dalam memilih
suatu kampus atau universitas dimana dalam perencanaan ini bisa memperhitungkan
di Kampus mana yang cocok dengan anda, jangan sampai anda memilih suatu kampus
tanpa adanya perencanaan dengan tidak mengetahui Nilai masuknya berapa, tingkat
persaingannya bagaimana dan daya tampung mahasiswanya berapa. Perlu diingat
dalam memilih suatu kampus jangan terpaku hanya dengan satu pilihan, boleh saja
anda bisa memilih hanya satu kampus saja tapi anda harus bener-bener yakin
bahwa anda bisa masuk kesana, sebagai contoh saya akan menceritakan
pengalamanku dulu, ketika itu saya ingin sekali masuk kuliah dengan modal dekat
dengan tokoh di Cianjur saya mencoba meminta dana untuk kuliah, alhmdulilah
saya dapat uang dari mereka, pada saat itu saya pun langsung membuat nama kampus
yang akan saya coba daftar, kampus yang saya daftar 5 universitas itu oleh
sendiri yang daftarnya dan 1 universitas lainya dari sekolah jadi jumlah kampus
yang saya daftar ada 6 universitas negeri itu belum masuk yang swasta yang ada
di cianjur 2 universitas yang saya daftarkan sendiri total keseluruhan ada 8
universitas, 7 jalur tes saring masuk dan 1 jalur PMDK/PPA, dari 8 universitas
yang saya daftar 5 universitas yang berhasil lolos dan 3 universitas gagal
masuk, dari sana faktor pertimbangan dengan orang tua yang berperan maka dari 5
universitas yang berhasil masuk dipilih satu dengan hasil musyawarah dengan orang
tua karena walau bagaimana pun peran orang tua sangatlah penting karena ridha
orang tua adalah ridha Allah juga. Itu sebagai pengamalan bagaimana planning
sangatlah penting, ini fungsinya jika yang satu gagal masih ada cadangan yang
lain, maka anda perlu banyak rencana sehingga nantinya anda tidak akan kecewa
berat. Ingat anda pernah belajar ilmu peluang, pergunakan ilmu peluang
tersebut.
Jangan pernah putus asa, terus mencoba
dan mencoba ketika kampus yang anda inginkan gagal lolos, jangan pernah putus asa
jika anda mengalami kegagalan selalu ingat bahwa dalam pepatah mengatakan
kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Ingatlah bahwa Allah SWT tidak akan
memberikan cobaan yang tidak bisa anda selesaikan, dalam buku Notes from Qatar
ada kata-kata yang menarik tentang bagaimana kita harus terus berusaha dan
jangan menyerah jika kita gagal coba lagi, gagal, coba lagi. Terus berjuang
untuk memasuki Universitas idaman.
Baik sangka kepada Allah, saya awali
dengan sebuah dalil yang bisa memotivasi anda “ Boleh jadi engkau membenci
sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu
padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak
mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah : 216), kita sering berpikir bahwa apa yang i kita
inginkan pastilah itu akan menjadi baik buat kita, tapi hanya Allah yang
mengetahui mana yang baik buat kita, pada dasarnya itu merupakan ambisi dari diri kita sendiri
yang diinginkan oleh ambisi dari diri.
Ada salah satu teman saya di kampus, dulunya dia ingin sekali masuk ke
Universitas yang berbasis IT, pada suatu hari dia begitu kecewa dengan kondisi
dia yang mengambil jurusan yang dia tidak minat, tapi pada pertengahan semester
Lab jurusan mengalami kerusakan di komputernya. Atas usulan teman sekelas,
teman sekelasku untuk mengenanganinya dan akhirnya dia pun bisa melaksankan
tugasnya dengan baik, atas jasanya itu maka dia pun diangkat menjadi asisten
lab di jurusan maka akhirnya dia pun mendapatkan kedudukan yang baik yang belum
tentu dia dapatkan di kampus yang dia idamkan tersebut. Allah mengetahui hal
yang baik buat kita karena Allah maha mengetahui, selalu berpikir positiflah
karena dari suatu yang memang tidak kita sukai akan ada hikmah yang Allah
berikan kepada kita yang lebih baik dari tujuan kita.
“dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya
kepadamu ( Muhammaad ) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan
permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka
memenuhi (perintahku)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh
kebenaran”(Qs Al-Baqarah :186).
Doa, saya kutip dari bukunya Muhammad
Saad yang berjudul Notes from Qatar bahwa “ Jika berusaha saja tanpa berdoa
kepada sang pencipta, maka itu suatu kesombongan karena seluruh alam dan isinya
ini merupakan milik-Nya”. Dalam melakukan perjalan anda menuju kampus idaman
perlu anda akhiri dengan berserah diri kepada Allah SWT karena dalam hal ini
meminta kepada yang mempunyai alam ini merupakan bentuk ketawakalan kepada-Nya,
Rasullah SAW bersabda,” siapa saja yang tidak mau mohon ( sesuatu ) kepada
Allah, maka Allah murka kepadanya”.(HR. Tirmidzi). Jika segala usaha telah anda
lakukan untuk mendapatkan kampus idaman maka sekarang waktunya untuk bertawakal
dan berdoa kepada Sang Maha Penguasa, karena dalam hal ini nilai kekuasana
Allah yang akan memberikan keputusan. Saya jadi teringat ketika saya masih
kelas XII di Aliyah, ketika itu ujian nasional tinggal 2 bulan lagi, untuk
belajar membahas soal sudah dilakukan tetapi masih ada keraguan dalam diri akan
kemapuan saya dalam menghadapi ujian nasional. Atas saran dari salah satu teman
di kelas maka diputuskan pada hari itu akan di budayakan shalat Dhuha, Tahajud,
Shaum Senin-kamis dan sedekah, karena jalan selanjutnya setelah berusaha adalah
bertawakal kepada Allah, maka di bentuklah tim Tahajud Call untuk bisa
membangunkan teman sekelas dan akhirnya dengan izin Allah semua teman semua
lulus ujian dengan hasil yang baik. Doa dsini bisa juga bermaknakan ibadah
seperti Shalat Dhuha, Tahajud dll, karena dalam hal ini perlu anda bisa
mendekatkan diri kepada Allah SWT dan
juga bisa berupa ucapan oleh orang lain dengan kita sering mengucapakan “
doakan aku supaya berhasil” dengan menjawab “iya” itu sudah masuk kepada bentuk
doa.
Sebagai penutupnya,
saya ingin mengatakan dan menyakinkan bahwa setiap orang bisa untuk kuliah
dikampus idaman, asal kita mau berusaha dengan bersungguh-sungguh dalam
melaksanakan, karena kunci keberhasilan itu 99% adalah kemampuan keras ( bersungguh-sungguh
). Selamat berjuang dan jangan pernah mudah putus asa dan selalu yakin bahwa
Allah selalu ada untuk kita.man
RSS Feed
Twitter
06.48
Ridwan Setiawan
0 komentar:
Posting Komentar