Sabtu, 12 Januari 2013


Titik Cinta
Cinta adalah kata sederhana yang bisa dirangkai menjadi hal yang paling istimewa
( Ridwan Setiawan )
Apakah  arti cinta, itu yang  terbesit dalam  pikiranku. Lama dan jenuh ketika aku harus terus mencari arti dari kata tersebut. Kata yang  tidak  bisa diartikan  sembarangan  ini seakan terus menerus memanggil jiwa yang ingin mengetahui.  Aku kembali bosan untuk mencari, teringat akan arti dari bidang titik, apakah itu titik?, kenapa sekumpulan titik bisa menjadi segmen dan kenapa setiap segmen terkumpul akan menjadi bidang. Mungkinkah dari kata titik aku bisa menemukan arti cinta.
Aku semakin penasaran akan kata cinta tersebut, aku asumsikan kata cinta menjadi titik. Bukan tanpa alasan aku menyamakan arti cinta dengan titik. Titik artinya titik. Titik tidak bisa diartikan pengertiannya misteri dan tidak didefinisikan tapi bisa digambarkan. Bagaimana sekumpulan titik bisa menjadi segmen dan bagaimana sekumpulan segmen menjadi bidang. Titk adalah bidang geometri yang paling sederhana. Dari yang paling sederhana bisa membentuk berbagai bidang yang istimewa.
Aku mencoba menganalisis dari kata titik kembali menjadi kata cinta. Cinta adalah cinta. Cinta tidak dapat didefinisikan  tetapi bisa digambarkan. Banyak manusia berlomba-lomba untuk mencoba mendefinisikan arti cinta tapi tidak banyak manusia tidak mengenal cinta mencoba mengartikan secara acak tanpa tidak mengetahui unsur-unsur dari kata cinta. Dari cinta bisa menjadi sayang dari sayang bisa menjadi sahabat dari sabahat bisa menjadi saudara. Jadi apakah cinta.
Keabstarakan cinta tidak bisa untuk digambarkan, keabstarakan sebanding dengan mengambarkan  bidang di dimensi n, manusia hanya terus mencoba untuk menggambarkan tanpa  memperhatikan definisi aslinya. Cinta itu seperti air dalam tanah, salah kita menggali maka air kotorlah yang akan kita dapat. Jadi bagaimana cara kita.
Tahanlah cinta seakan cinta akan menjadi tumbuh, tumbuh di pot keyakinana disiram dengan keilmuan dan dihiasi dengan keagamaan. Munculkan cinta sehingga cinta yang kita tanam menjadi pewangi untuk masa depan.

0 komentar:

Posting Komentar