Sabtu, 02 Juni 2012


Payung Langit
Ridwan Setiawan


            Kalian tahu tidak bagaimana suatu kepercayaan itu akan mendapatkan kepercayaan pula?, ternyata dalam kehidupan itu sikap percaya merupakan modal pokok dalam kehidupan ini. Orang akan merasa tenang ketika kita bertemu dengan orang yang kita percaya, ada kisah yang menarik pada waktu itu teman saya Refi akan mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar di daerah Bandung, ketika mau mendirikan Bimbingan Refi menemukan kendala yang cukup besar, ketika itu ruangan belajar yang akan digunakan masih tidak mempunyai kursi, padahal jika melihat dari jadwal siang itu Bimbingan Belajar harus segera dimulai, tadi dengan dengan penuh keajaiban tidak disangka pada jam 04:00 WIB ada orang tua murid Private Refi bersedia membantu dengan mengasih pinjam korsi chitoses yang jika di total dengan harga bisa mencapai 10 juta, ternyata bagaimana orang tua siswa itu begitu mudah untuk mengasihkan kursi chitoses kepada Refi, ternyata antara Refi dan orang tua murid sudah terbentuk kepercayaan.

Kita tidak bisa mengungkiri bahwa kepercayaan adalah modal  dasar dalam pergaulan, ketika kita terjun kepada masyarakat orang akan begitu senang bekerjasama dengan orang yang bisa dipercaya. Bagaimana kepercayaan itu dibentuk pada dasarnya adalah pelayanaan kita kepada masyarakat dan kinerja kita yang bisa membuat orang lain begitu bahagia akan kinerja kita.
Tapi sebenarnya kepercayaan itu apa, kepercayaan itu adalah menyakini dengan sepenuh hati sehingga tidak ada bentuk keraguan dalam diri ketika menyakininya, percaya kepada Tuhan, percaya pada hari akhir itu merupakan bentuk kepercayaan yang memang kita percayai dengan sepenuh hati.
Pernah saya mengalami ketika saya berkeinginan masuk keperguruan tinggi, ketika itu saya dekat dengan anggota Dewan DPRD Kab Cianjur ketua Komisi III sebut saja Bapak Rudi Syahdiar, Sh. Saya bekerja bersama beliau di bidang olah raga yaitu di PODSI ( Persatuan Dayung Seluruh Indonesia), mungkin dalam segi prestasi di Dayung saya kurang begitu bersinar, tapi anehnya setiap ada kegiatan yang penting Pak Rudi pasti menunjuk saya sebagai Asisten Pribadinya, saya pun bertanya kepada beliau kenapa saya sering dijadikan Asistenny, beliau pun menjawab “ karena dari seluruh anggota yang pegang, hanya kamu yang saya percaya” ujar pak Rudi,saya pun langsung pertanya kembali “memang perbuatan apa yang saya lakukan sehingga saya jadi kepercayaan bapak” ternyata jawabanya adalah “ karena ketika saya menyuruh kamu untuk bersihkan selokan di depan rumah yang selokan itu mampet ketika saya akan keluar, kamu mau melakukan itu, padahal selokan itu tidak kotor” ternyata kepercayaan itu dibentuk dari hal-hal yang memang kecil untuk dipikirkan tapi di sudut Pak Rudi, hal ini merupakan bagian dari bentuk kepercayaan, maka pada saat itu saya pun dibantu masuk ke Perguruan tinggi.
Ketika kita sudah diberi kepercayaan, jangan pernah sekali-kali merusak kepercayaan itu, karena kepercayaan merupakan modak yang kuat untuk bisa bertahan dalam kehidupan. Rasullah adalah contoh yang baik dalam bentuk kepercayaan, tidak ada satu golongan yang tidak setuju tentang Rasullah sebagai orang yang paling dipercaya, maka dari itu Rasullah diberi gelar Al-Amin yaitu orang yang bisa dipercaya. Maka dari itu kita kuatkan persaudaraan kita dan beri mereka kepercayaan kepada kita.

0 komentar:

Posting Komentar