Sabtu, 02 Juni 2012


Pohon Mimpi
(Ridwan Setiawan)

Semua orang pasti mempunyai mimpi, semua orang pasti punya harapan yang tinggi akan hidupnya. Tidak banyak orang bisa mewujudkan mimpinya dan tidak semua orang bisa bertahan akan mimpinya. Pernah kita mendengar ketika seorang anak jika ditanya oleh kita “ mau jadi apa nanti atau cita-citanya mau jadi apa?” pasti anak itu akan menjawab dengan begitu lantang menyebutkan “aku ingin jadi Presiden, aku ingin jadi dokter atau aku ingin jadi astronot”, begitu hebatnya cita-cita mereka tidak mengenal seberapa tingginya dan seberapa besar cita-cita yang anak itu katakan tapi satu yang mereka miliki yaitu keyakinan bahwa aku ingin menjadi.
            Semua  orang pasti mempunyai mimpi, tapi biasanya kita akan bingung dari mana kita akan memulai untuk mewujudkan mimpi itu, semakin besar mimpi kita maka akan semakin besar pula rintangan yang akan menguji kita. Maka dalam hal ini mimpi akan mejadi kuat bila mimpi yang berupa benih ini kita tanam sedalam-dalamnya kepada tanah yang subur. Biarkan mimpi ini tumbuh dengan dengan tinggi sehingga akan terbentuk pohon besar yang menjulang tinggi, pohon yang tinggi dengan akar yang kuat, batang yang tegak dan daun yang rindang.

            Dalam mewujudkan mimpi perlu dibentuk dengan niat yang kuat seperti akar yang menompang dengan kuat beban pohon, semua berawal dari niat kita apakah kita berniat untuk mau mewujdukannya?, segala perbuatan haruslah diawali dengan niat, dan apa yang kita dapatkan akan sesuai dengan apa yang diniatkan. Perlulah kita yakin dengan mimpi kita dan niatkan kepada kita bahwa kita bisa mewujudkannya. Seperti perkataan Umar bin Abdul Aziz “ sesungguhnya aku memiliki jiwa yang berkeinginan kuat, aku bercita-cita untuk tegaknya khilafah maka saya memperolehnya, aku menginginkan menikahi putri seorang khalifah maka aku dapat mendapatkannya, aku bercita-cita menjadi khalifah maka aku mendapatkannya, dan aku sekarang menginginkan surga maka aku berharap untuk mendapatkannya”. Bulatkan niat dan mulai dari sekarang untuk menjadikan niat kita untuk mewujudkan mimpi.
            Jangan pernah putus asa dan jangan pernah menyerah dalam mewujudkan mimpi kita, coba kita lihat bagaimana orang yang sukses dan yang berhasil mewujudkan mimpinya, tidak semudah membalikan telapak tangan. Perlu perjuangan yang keras untuk bisa mewujudkannnya, semakin tinggi suatu pohon maka semakin besar angin yang dia terima sama halnya dengan mimpi kita semakin tinggi mimpi kita maka semakin besar rintangan yang akan kita terima. Orang yang kuat adalah orang yang akan selalu di cintai semua orang dan bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu Pernah kita mendengar kisah Thomas Alfa Edison yang mempunyai mimpi ingin membuat bumi ini terang? Berapa kali percobaan yang dia lakukan untuk menemukan satu bola lampu yang terang? Bukan satu kali percobaan langsung berhasil tapi 9999 kali percobaan yang dia lakukan, coba bayangkan bagaimana jika pada saat uji coba ke-3 dia menyerah dan putus asa, sepetinya sampai saat ini kita tidak akan pernah mengenal lampu. Teruslah berusaha dan jangan pernah berputus asa dan menyerah dalam mewujudkan mimpimu.
            Buatlah lahan mimpi, Tanami hidup kita dengan mimpi, karena dengan mimpi kita bisa hidup dan dengan mimpi kita mempunyai tujuan. Umar bin Khatab mengatakan “ janganlah engkau sekali-kali berobsesi rendah sesungguhnya saya belum pernah melihat orang yang paling kerdil dari orang yang berobsesi rendah”. Bermimpilah yang tinggi dan terus berusaha untuk memujudkannya karena dengan mimpi hidup kita akan lebih bermakna.
            “jika engkau meminta surga, mintalah surga firdaus karena firdaus adalah surga yang paling tinggi”. Jika kita mau bermimpi,maka bermimpilah yang tinggi karena mimpimu yang akan memberikan arti dalam hidupmu. Dalam mewujudkan mimpi perlulah kita selalu untuk berbaik sangka kepada Allah SWT jika apa yang kita mimpikan tidak bisa terwujud. “ Boleh jadi engkau membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi engkau menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah : 216). Dengan mempunyai mimpi yang tinggi, jika kita gagal untuk mewujudkan mimpi kita, kita tetap akan berada di sekitar mimpi kita karena mimpi kita akan mempunyai cabang yang kita pun tidak mengetahuinya, seperti halnya batang daun yang setiap tumbuh maka setiap cabang-cabang pohon itu akan semakin banyak “ Dan Allah berkusa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya” (Qs. Yusuf :21 ).
            Bertawakalah dalam mewujudkan mimpimu, karena dalam usahamu perlu adanya kekuatan yang bisa merubah jalanmu dalam mewujudkan mimpi-mimpi yang besar. Kuatkan pohon mimpimu dengan pupuk-pupuk doa sehingga apa yang akan kita tempuh berada di dalam lindungan-Nya, “dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu ( Muhammaad ) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka memenuhi (perintahku)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran”(Qs Al-Baqarah :186). Dengan doa kita bisa mempercepat dalam mengejar mimpi kita, semoga pohon mimpi kita yang sudah kita tanam bisa menjadi pohon yang besar. Selamat bermimpi dan terus pelihara pohon mimpimu.


Narasi Biodata
nama saya adalah Ridwan Setiawan, lahir di Cianjur pada tanggal 28 Agustus 1989. Sekarang aku kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan mengambil jurusan Pendidikan Matematika dan sekarang aku sudah tingkat terakhir yaitu semester 8, aku adalah asli orang cianjur, aku tinggal di Jln. Raya cibeber KM 12 kampung Pasir kalapa Desa Peuteuy Condong Kec Cibeber Kab Cianjur, selama kuliah aku lumayan aktif di berbagai organisasi seperti Tadjimalela, PUI, Karisma ITB dan lembaga Bimbel. Hobiku adalah suka membaca Novel yang tentang percintaan islami dan aku mempunyai moto “ hidup  untuk beramal”, terima kasihnya

0 komentar:

Posting Komentar